Kuliah Lapangan Mata Kuliah Coastal Zone Disaster Management

Yogyakarta, 25 November 2017. Field Trip yang merupakan salah satu rangkaian mata kuliah di MTPBA ini mengikutsertakan 24 mahasiswa dari 3 mata kuliah yang berbeda, yaitu 12 mahasiswa mata kuliah Wave and Tsunami, 7 mahasiswa mata kuliah Coastal Zone Disaster Management, dan 5 mahasiswa S2 T. Sipil pengairan (reguler). Prof. Radianta Triadmadja sebagai pengampu ketiga mata kuliah tersebut membawa serta seorang asisten sekaligus mahasiswa S3 program Doktoral.

Dalam fieldtrip kali ini, mahasiswa diajak melihat situasi dan kondisi lapangan langsung yang berada di selatan Yogyakarta, diawali dengan mengunjungi Pantai Kuwaru di Kabupaten Bantul. Di pantai tersebut Prof. Radianta menjelaskan tentang kejadian abrasi akibat gelombang pasang yang merusak beberapa bangunan di sepanjang pantai, selain itu dijelaskan juga salah satu penyebab terjadinya abrasi pantai yaitu karena suplai sedimen dari sungai yang masuk ke pantai berkurang sebagai pengaruh penambangan pasir di hulunya.

Lokasi selanjutnya yang dikunjungi yaitu Pantai Goa Cemara yang berada sekitar 5 km disebelah timur lokasi pertama. Di lokasi ini, Prof. Radianta menjelaskan terkait bagaimana proses longshore gelombang di pantai terjadi. Selain itu beliau juga menunjukkan kepada mahasiswa salah satu proses preparedness bencana tsunami, yaitu keberadaan vegetasi cemara serta keberadaan gumuk pasir (sand dunes).

Perjalanan Fieldtrip dilanjutkan menuju Pantai Parangtritis, dimana pada lokasi ini kunjungan dilaksanakan untuk melihat tiga lokasi perlindungan bahaya gelombang tsunami yang terletak di tiga titik perbukitan dengan ketinggian sekitar 30 mdpl. Lokasi tersebut yaitu, Makam Syekh Bela Belu, Makam Syekh Maulana Magribi, dan Tempat Pengungsian Bulak Mabul.
Lokasi Kunjungan terakhir dari Fieldtrip ini yaitu Pantai Drini yg terletak di Kabupaten Gunung Kidul. Lokasi terakhir ini berada kurang lebih 60 km (1,5 jam perjalanan) disebelah Timur Pantai Parangtritis. Pada lokasi ini, Prof. Radianta bersama mahasiswa mata kuliah Coastal Zone Disaster melakukan uji coba terhadap lokasi di pantai yang diperkirakan terdapat Rip Current (arus berputar) dengan menggunakan metode sederhana menggunakan media plastik yg dilemparkan ke arah laut, untuk kemudian dilakukan observasi pergerakannya.